
blitzfemale.com | SURABAYA – Hari ini, 20 Mei, kita kembali menyalakan api semangat di dalam dada. Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi momentum untuk merenung tentang “Apa arti bangkit di masa kini ?”
Bagi kami, para Ibu Semangat Indonesia Kuat, kebangkitan bukan hanya urusan sejarah. Kebangkitan adalah keberanian seorang ibu untuk berdiri meski lelah, tersenyum meski ada tumpahan air mata, dan mendidik meski tantangan begitu nyata di depan. Karena kami percaya, ketika seorang ibu bangkit, satu generasi ikut bangkit bersamanya.
Di tengah dunia yang berubah cepat, kami tak hanya ingin jadi penonton. Kami ingin jadi penggerak. Kami memilih hadir untuk mendampingi masyarakat khususnya para ibu dan para pelaku usaha kecol dan menemgah, dalam upaya menguatkan ekonomi keluarga, memperkuat nilai-nilai luhur dalam mendidik anak-anak bangsa, dan menciptakan ruang berkarya bagi para perempuan hebat di seluruh penjuru negeri.
Kebangkitan nasional hari ini adalah seruan “Bangkitlah, Ibu! Karena dari rahimmu lahir keberanian, dan dari semangatmu lahir perubahan.
Jika para ibu bersatu, Negeri ini akan kuat, jika para ibu kuat, Negeri ini akan maju.
Selamat Hari Kebangkitan Nasional.
Mari terus nyalakan bara semangat, dari dapur, dari meja kerja, dari pasar, dari ruang-ruang belajar.
Indonesia butuh kita, para ibu yang tak hanya sabar, tapi juga berani bersuara dan bergerak.
Oleh: Hj. Prita Eksimaningrum, S.Psi.
Direktur Utama Organisasi Pemberdayaan Perempuan dan Pelestarian Budaya
ISIK (Ibu Semangat Indonesia Kuat)







