blitzfemale.com | SURABAYA – Festival Rujak Uleg 2026 di Kota Surabaya kembali hadir dalam rangkaian acara Hari Jadi Kota Surabaya ke 733. Sukses menjadi Pesta Rakyat sekaligus magnet wisata bagi ribuan pengunjung dari berbagai daerah ke Surabaya.
Tidak hanya warga lokal, pengunjung dari berbagai daerah di Jawa Timur juga turut menikmati kemeriahan festival yang tahun ini mengusung tema “Rujak Phoria” itu. Tema tersebut terinspirasi dari gegap gempita Piala Dunia 2026.
Nuansa sepak bola terasa kuat lewat dekorasi, atribut hingga lomba fashion show bertajuk “Sport Fashion, Surabaya World Fashion Carnival” yang membuat Festival Rujak Uleg tahun ini terasa berbeda sekaligus semakin dekat dengan generasi muda.
Seperti tahun lalu, tahun ini ISIK juga berpartisipasi sebagai peserta Rujak Uleg. Dengan mengenakan kostum ala Jepang, tim ISIK tampil penuh percaya diri karena didukung oleh semua anggota baik support lewat tenaga maupun doa.
Bahagia dan haru tentunya, respon Prita Yusdiantoro selaku Founder dan Direktur Utama ISIK ketika dimintai kesannya.
“Kepesertaan kedua dan kemenangan kedua tidak terlepas dari solidnya dukungan dari peserta tim dekorasi dan supporter yang telah mengawal ISIK turut serta mewarnai Festival tahunan Rujak Uleg ini. Semoga tahun depan dan tahun-tahun berikutnya masih akan sama untuk bisa membawa pulang nama baik bagi ISIK.” ujar Prita.
Sedangkan peserta yang ikut berpartisipasi dalam Festival Rujak Uleg tersebut adalah antara lain Rina Rosellawati, Yayuk Astuti, Listyo Hadiningsih dan Hana Jayati. Tentunya disamping peserta, ada supporter yang tidak pernah lelah mendukung sejak siang.
“Nggak nyangka bisa menang lagi. Ya seneng, ya terharu. Semoga tahun depan bisa berpartisipasi lagi.” kata Rina, salah satu peserta dari tim ISIK.
Meskipun persiapannya hanya seminggu. Tapi tim ISIK mempersiapkan dengan matang dan solid antar anggota.
“Ide dari saya dan didiskusikan bersama dengan di support oleh pengurus yang lain meskipun tidak terlibat dalam kepanitiaan khusus.” jelas Prita.
Meskipun tidak ada kepanitiaan khusus tapi karena dukungan antar person didalam organisasi membuat semua bisa jalan lancar dan membawa pulang kemenangan.
Wali Kota Eri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang tampil penuh kreativitas. Tahun ini, perwakilan RW hadir dengan 36 meja peserta, disusul pelaku sentra wisata kuliner (SWK), perhotelan, komunitas, hingga perguruan tinggi yang ikut memeriahkan festival.
“Semoga tahun depan acara ini semakin menunjukkan bahwa Surabaya dibangun oleh kekuatan kekeluargaan yang luar biasa,” pungkasnya.(acs)








