Beranda Parenting Pekan Menyusui Dunia 2025 : Membangun Generasi Sehat dan Cerdas dengan MengASIhi...

Pekan Menyusui Dunia 2025 : Membangun Generasi Sehat dan Cerdas dengan MengASIhi Yang Tepat dan Benar

0
Pekan Menyusui Dunia 2025 : Membangun Generasi Sehat dan Cerdas dengan MengASIhi Yang Tepat dan Benar (dokpri)
Pekan Menyusui Dunia 2025 : Membangun Generasi Sehat dan Cerdas dengan MengASIhi Yang Tepat dan Benar (dokpri)

blitzfemale.com | SURABAYA – Berkaitan dengan Pekan Menyusui Dunia yang berlangsung pada 1-7 Agustus 2025 ini, MedicElle Clinic menyelenggarakan Seminar ASI dengan tema Membangun Generasi Sehat, Cerdas dengan MengASIhi Yang Tepat dan Benar. Seminar tersebut menghadirkan narasumber dr. Lini Delina, Sp.A selaku Konselor Laktasi & Spesialis Anak serta Bidan Nalurilb.id dari Mom & Baby Spa Center. Berlokasi di lantai 2 klinik, seminar tersebut diikuti kurang lebih 50 peserta.

Menurut WHO pada 2023, hanya 44% bayi baru lahir di dunia yang mendapat ASI Eksklusif sampai usia 6 bulan. Sedangkan target global WHO di 2025 akan naik sebanyak lebih dari 50%. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 20222 cakupan ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan sekitar 52,5%. Riskesdas 2018 cakupan sempat menurun menjadi 37,3% yang sebelumnya sempat naik hingga 54,3% (Riskesdas 52,5%). Artinya, angka cakupan ASI eksklusif masih jauh dari target global WHO 2025 yaitu lebih dari 50-60% dan target nasional 70%.

Dokter Lini menjelaskan bahwa ASI Eksklusif itu penting. tapi kenapa sebagian orang tidak mau memberi ASI? Salah satunya adalah biasanya karena kurang informasi. Sedangkan permasalahan dari ASI itu sendiri adalah faktor ibunya, faktor bayi dan faktor lingkungan.

“Kurangnya pengetahuan bagaimana memberikan ASI dengan baik dan benar, gimana pentingnya ASI, manfaat ASI, komponen-komponen ASI itu apa saja. Biasanya terkait dengan ibu-ibu yang bekerja. Belum apa-apa sudah ada keraguan, bisa nggak ya aku memberi ASI sampai 6 bulan.” jelas dokter Lini.

Tambah dokter Lini, “Dalam seminar ini, akan diberikan insight untuk ibu-ibu supaya mereka mengerti ASI itu apa, manfaatnya apa, kandungannya apa saja, cara mengasihi itu bagaimana, membentuk lingkungan yang sekiranya bisa bekerjasama. Sehingga ibu ini bisa mengasihi anaknya dengan nyaman.”

Terutama faktor lingkungan, yang harus memberikan dukungan atau support system supaya ibu tidak merasa sendirian. Sebagai tenaga kesehatan harus memberikan informasi, bagaimana pentingnya ASI. Mengajak orang-orang di rumahnya bagaimana memberikan suasana yang enak dan nyaman, baik itu suami, orang tua, mertua atau pengasuh. Salah satu faktor yang bikin baby blues adalah capek, kurang tidur atau merasa tidak ada yang memperhatikan.

“Biasanya kita beri edukasi dan dukungan moral. Juga kita sarankan ikut komunitas supaya dia tahu bahwa dia tidak sendirian. Banyak lo ibu-ibu yang mengasihi yang mengalami hal-hal seperti ini. Sehingga ada sarana untuk saling bercerita atau berbagi pengalaman.” papar dokter Lini.

Untuk proses memberikan ASI itu sendiri dokter Lini memberikan dua pandangan. Direct breastfeeding atau DBF adalah metode menyusui yang dilakukan secara langsung pada payudara ibu. Metode ini dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan bayi, seperti menurunkan risiko infeksi pada si kecil. Tidak hanya itu, direct breastfeeding juga dapat membantu meningkatkan ikatan (bonding) antara ibu dan anak. Oleh karenanya, ibu dianjurkan untuk menyusui secara langsung, terutama di bulan-bulan pertama.

Tapi memberikan ASI perah juga penting dilakukan, terutama pada ibu-ibu yang bekerja. Karena dia tidak selalu bisa memberikan ASI secara langsung kepada anaknya. Sedangkan ASI tidak diberikan secara kontinyu atau dikosongkan, nanti akan bermasalah juga buat ibu maupun untuk bayinya.

Kelebihan ASI dibanding Susu Formula antara lain ASI adalah makanan paling sesuai untuk semua bayi baru lahir, termasuk bayi prematur. Gizi memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, Imunologi yakni mengandung antibodi, secara psikologis mengeratkan hubungan ibu dan bayi, serta hygienis karena dari dalam tubuh ibu. Dan gratis lagi!!! (acs)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini