Beranda Berita Tinjau Pengamanan Nataru, Menko PMK Imbau Kendaraan Tidak Layak Harus Diputarbalik

Tinjau Pengamanan Nataru, Menko PMK Imbau Kendaraan Tidak Layak Harus Diputarbalik

82
0

KEMENKO PMK – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau kesiapan jalur Tol Kalikangkung dalam perayaan Natal 2023. Dalam kesempatan itu Muhadjir meminta masyarakat untuk mengecek kendaraan sebelum digunakan.

“Saya mohon pada mereka yang akan melakukan perjalanan harus dicek betul kendaraannya, baik kendaraan pribadi maupun rombongan,” tuturnya saat memberi arahan pada Rapat Koordinasi Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 secar virtual, di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang (30/12).

Adapun dalam Rakor tersebut, turut hadir Staf Khusus Kemenhub Adita Irawati, Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugianto, Dirut Jasaraharja RIVAN Achmad Purwantono, Dirgakkum Korlantas Brigjen Aan Suhanan dan Jajaran Polda Jateng.

Muhadjir juga menyampaikan bus wisata tak layak jalan tak boleh digunakan. Dia menegaskan, petugas di lapangan wajib melakukan pencegatan terhadap bus wisata untuk pengecekan.

“Bus wisata yang tidak layak, tidak boleh digunakan. Mohon petugas kalau menemukan bus yang tidak layak diberhentikan dan diganti bus-nya,” sambungnya.

Menurut Menko PMK, wilayah Jateng merupakan titik simpul yang paling sensitif. Alasannya arus mudik dari Jakarta sebagian besar menuju Jateng. Jateng juga menjadi perlintasan ke daerah lainnya.

Oleh karena itu, meskipun saat ini arus kendaraan di Jawa Tengah lebih rendah dari lebaran kemarin, Menko PMK berpesan agar tidak menganggap enteng dan jangan lengah.

“Kita bersyukur paling tidak pada tahap ronde pertama Natal kita bisa melakukannya dan lancar. Mudah-mudahan tahun baru juga sama,” kata Muhadjir.

Lanjutnya, keramaian di sejumlah titik perayaan Tahun Baru 2023 diharapkan dapat dikoordinasikan pengamanannya dengan polantas. 

“Perayaan tahun baru tolong dicek di pusat wisata atau di pertunjukkan dan tempat lain, kalau bisa sudah terkoordinasi dengan baik. Jangan sampai ada kerumunan yg akan menimbulkan kerusuhan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Menko PMK turut menyampaikan apresiasi terhadap para petugas pengamanan operasi lilin 2023 di Jawa Tengah.

“Ini adalah awal yg baik untuk menyongsong pekerjaan yang lebih besar yakni lebaran nanti. Dugaan saya volume kendaraannya akan lebih besar karena PPKM juga sudah diberhentikan,” ucapnya.

Sementara itu puncak arus jalan Tol di Jateng pada Operasi Lilin saat ini tercatat sebanyak 34 ribu kendaraan, jumlah ini lebih rendah daripada Operasi Ketupat yang mencapai 64 ribu kendaraan. Polda Jateng juga telah mendirikan 252 pos pengamanan. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini