Beranda ISIK ISIK Gelar Halal Bihalal, Rangkul KOHATI dan Universitas 45

ISIK Gelar Halal Bihalal, Rangkul KOHATI dan Universitas 45

0
Ustadz Heri Latief sedang memberikan tauziah di acara Halal Bihalal ISIK (dokpri)

blitzfemale.com | SURABAYA – Masih dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri di bulan syawal ini, ISIK mengadakan acara halal bihalal internal. Acara diselenggarakan pada hari Sabtu (11/04/26) di Pendopo, Taman Flora Kebun Bibit Surabaya.

Selain dihadiri Direktur Utama ISIK – Prita Eksimaningrum beserta seluruh anggotanya, acara tersebut juga menghadirkan tamu dari pihak luar. Yaitu ibu Nurmawati Wakil Rektor Univesitas 45, bapak Dani dari Fakultas Hukum dan penceramah yaitu bapak Heri Latief. Tidak lupa perwakilan dari KOHATI juga hadir memeriahkan acara.

KOHATI adalah Himpunan Mahasiswa Islam yang didalamnya ada kader-kader perempuan divisi pemberdayaan perempuan. Selanjutnya berkolaborasi dengan ISIK, untuk berdampingan antara pengurus senior dan remaja dari Gen Z.

“ISIK ini adalah kepedulian saya dan janji-janji saya untuk memberdayakan perempuan. Sekaligus melestarikan budaya Indonesia dari nenek moyang kita dahulu. Seperti membatik, sibori, eco print dan lain sebagainya.” jelas Prita.

Suasana halal bihalal ISIK, KOHATI dan pihak Universitas 45 (dokpri)

Acara dibuka dengan forum diskusi antara anggota ISIK dengan pihak Universitas 45, yang beberapa hari lalu telah mendeklarasikan untuk saling berkolaborasi. Seperti yang disampaikan oleh ibu Nurmawati selaku Rektor Universitas 45, memberi kesempatan pada keluarga anggota ISIK untuk bisa mendapatkan beasiwa.

“Universitas 45 menyediakan 70 pagu beasiswa bagi siapapun yang ingin mendaftar. Khusus keluarga ISIK akan mendapat keringanan dalam pembayaran daftar ulang.” ujar bu Nurmawati.

Ustadz Heri Latief pada siang hari tersebut menghadirkan tema Muamallah dalam pandangan Islam. Dimana Muamalah berarti interaksi atau perlakuan timbal balik. Mencakup segala bentuk hubungan antar manusia dalam urusan dunia. Kalau dalam suasana Idul Fitri, muamallah berarti hubungan baik antar manusia, saling memaafkan dan saling mengikhlaskan.

Dalam satu hubungan manusia pasti ada pasang surutnya. Kadang terjadi hal-hal yang tidak disadari sehingga saling menyakiti. Orang yang sulit memaafkan itu tidak bahagia. Orang yang sulit memaafkan seperti tertusuk duri.

Dipenghujung ceramahnya, Ustadz Heri menyampaikan bahwa ada 7 mitos yg menyebabkan kita sulit memaafkan yaitu :

  1. Memaafkan itu adalah kepentingan orang yg berbuat salah.
  2. Memaafkan itu berarti melupakan.
  3. Memaafkan itu baru dilakukan kalau sudah dimintai maaf.
  4. Memaafkan itu baru dilakukan ketika sudah membalas.
  5. Memaafkan itu dianggap sebuah kelemahan.
  6. Memaafkan karena berarti saya menyetujui kesalahan dia.
  7. Memaafkan kita anggap akan menghapus kesalahan/dosa.

Dengan berakhirnya ceramah dari Ustadz Heri Latief dan ditutup dengan doa, acara berlanjut dengan saling bersalaman untuk saling memaafkan. Saling meleburkan dosa dan kembali ke fitrah sebagai manusia yang suci terlahir kembali.

Berfoto bersama setelah acara selesai, baik dari anggota ISIK, pihak Universitas 45 dan KOHATI (dokpri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini