Beranda ISIK Karolina : Berkiprah Dari Paguyuban Cak & Ning Sampai ISIK

Karolina : Berkiprah Dari Paguyuban Cak & Ning Sampai ISIK

0
Karolina : Berkiprah Dari Paguyuban Cak & Ning Sampai ISIK (dokpri)

blitzfemale.com | SURABAYA – Namanya cukup singkat, Karolina. Dengan panggilan Lina. Tapi kiprahnya di dunia organisasi tidak sesingkat namanya.

Diawali dengan bergabung dalam Paguyuban Cak & Ning Suroboyo, selanjutnya ikut PERPINA INDONESIA. Pernah mendapat Anugerah Perempuan Indonesia. Kemudian mencoba berkarir di Partai Nasional Demokrat dan Earnts & Young Indonesia. Sebelum akhirnya berlabuh di ISIK.

Ibu dari Keenan Adam El Pasha ini menjabat sebagai Direktur Administrasi I dalam organisasi Ibu Semangat Indonesia Kuat atau ISIK.

“Bergabung dengan ISIK adalah perjalanan yang luar biasa bagi saya. Di sini, saya tidak hanya belajar tentang seni Ecoprint dan strategi pengembangan UMKM, tapi saya juga melihat nyata bagaimana pemberdayaan perempuan dilakukan dengan hati.” jelas Lina.

Tambahnya, “Saya bangga menjadi bagian dari sebuah organisasi yang juga berani berdiri sebagai pelindung bagi korban KDRT dan anak-anak melalui fasilitas perlindungan hukumnya. Menurut saya ISIK Merupakan suatu wadah pemberdayaan yang komprehensif, dan ruang aman bagi kami untuk bertumbuh.”

Wanita kelahiran Surabaya 14 September 1980 ini mempunyai hobi melukis design, etnic product enthusiasm dan women empowerment.

“Menurut saya , untuk bisa menjabatkan peran perempuan pada jama NOW , di Indonesia Khususnya itu kira-kira butuh keberanian antara mengakui KELELAHAN yang nyata sekaligus merayakan KETANGGUHAN yang luar biasa. Kita lagi ngomongin tentang pengabdian yang lahir dari keterpaksaan, namun dijalani dengan penuh martabat.” paparnya.

“​Dulu, mungkin kita sibuk berdebat pilih mana: Ibu Rumah Tangga atau Wanita Karir? Hari ini, realitas ekonomi memaksa kita berhenti berdebat dan bergerak. Imbas PHK dan lesunya industri justru melahirkan ribuan ‘CEO Dapur’ dadakan 😊 , membangun UMKM.
Istri2 jaman now bukan sekadar bertahan; tapi sedang membangun fondasi ekonomi baru dari rumah. Udah lelah dan dituntut untuk ULET DAN PINTER UBET.” pungkasnya.

Mompreneur apapun skalanya dan dimanapun levelnya, bukan lagi hanya untuk aktualisasi diri, tapi espon darurat atas kondisi saat ini .

Dengan motto hidup : Life is full of Magic. Keep going! Lina berusaha mengisi hari-hari yang dilaluinya dengan kegiatan positif. Yang bisa memberikan dampak kebaikan terhadap sekelilingnya. (acs)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini