blitzfemale.com | SURABAYA – Menyikapi semakin trendnya olah raga Line Dance diberbagai kalangan, maka makin marak komunitas Line Dance di kota Surabaya. Salah satunya adalah Mocca Line Dance, yang asal muasal bertetangga di daerah Gayungsari. Sekarang kompak membentuk komunitas Line Dance untuk makin mempererat tali silaturahmi.
Awal berdirinya pada 23 Nopember 2024 beranggotakan 14 orang khusus perempuan saja. Dulunya terbuka untuk umum. Tapi sekarang hanya dibatasi 14 orang saja. Disesuaikan dengan mobil operasional untuk kegiatan ke luar kota maupun refreshing bareng-bareng.
Mocca Line Dance beranggotakan rata-rata ibu-ibu yang sudah berusia diatas 50 tahun.
“Karena Line Dance peruntukannya santai, tidak terlalu nge beat. Kumpulan dari berbagai macam ibu-ibu. Awalnya senam aerobic, ketika usia masih muda. Dengan berjalannya waktu, kami menyesuaikan dengan kondisi.” jelas Tinuk, ketua dari Mocca.
Mocca latihan seminggu sekali tiap hari Senin jam 14.00 hanya di TS atau Tepo Square jalan Raya Tenggilis No. 142, Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Setiap latihan, Mocca mendatangkan coach yang diambil dari luar yaitu coach Wina. Yang sudah berpengalaman mengajar sejak 2015 dan sejak tahun 2023 mengajar di Mocca. Ketika ditanyakan kesulitan dalam mengajar line dance ibu-ibu yang sudah berusia diatas 50 tahun, coach Wina mengatakan kalau semua itu butuh proses.
“Dibilang kesulitan bukan kesulitan cuman itu butuh proses. Ada yang awalnya baru belajar, ada yang sudah pernah ikut. Yang belum pernah ikut memang harus telaten dan butuh kesabaran.” terang coach Wina.
Winda sendiri pernah mengikut lomba dan workshop. Sebagai coach juga harus mengikuti setiap perkembangan.
“Intinya harus telaten belajar dan menghafal. Rutin latihan supaya daya ingat bisa cepat menangkap materi yang diberikan.” pungkasnya.
Dalam satu minggu, coach Wina bisa mengajar di 9 tempat.(acs)








